Hanya dalam kenanganSayang... AdindakuMasih ku ingat segalanya tentangmuManisnya senyummuCerianya tawamuCantiknya wajahmuSemangatmu.....kekuatanmu...cerita-ceritamuCintamu...dan segalanya mengenaimuSayang... AdindakuJanji-janji kita memang tidak tercapaiAsa dan cita kita hilang di telan anginYang memusnahkan segalanyaMusnah sudahBulan juni 2004 kita berjanjiUntuk memadukan rindu yang membaraDi suatu kota tempat kelahiranmuDinda sayangku...Kanda pergi menemuimuNamun... hanya tempat-tempat kosong yang kanda jumpaiTanpa dirimu... tanpamuGila jadinya aku, tak tahu lagi kemana mesti kumencariKanda lupa sebagai seorang lelakiDan tangispun terurai... tanpa bisa ditahan lagiDinda, percayalah slalu ada ruangan dalam hati ini untukmuSampai kapanpunDinda, 23 Desember 2004 berita itu kudapatEngkau telah pergi untuk selamanyaDisuatu tempat yang sangat jauhPerjuanganmu berakhirInnalillahi wainna illahi rojiunSelamat jalan sayangku...menghadaplah kepadaNyaAllah SWT...Tuhan kita...Tuhan DindaTangisku tak bisa turun lagi.....kanda hanya diamDinda...maafkan kandaDosa-dosa kandaKanda tidak bisa menunggu selamanyaTernyata selamanya itu...terlalu lama...sangat lama bagi kandaSayangku...tahun 2005 ini kanda mengambil keputusan yang sangat beratMaafkan... sekali lagiDinda Aisyah Maharani ...dirimu kan selalu kukenang(22 Desember 1985 - 23 Desember 2004)Basilika Santa CroceGereja ColosseumItaliaWith LoveKanda posted by: Dinda Aisyah M 10:43 AM ( )
posted by: Dinda Aisyah M 10:43 AM ( )
Marhaban Ya Ramadhan Alhamdullilah, Ramadhan "Sang Tamu Agung" telah tiba kembali, setahun sudah tamu mulia ini pergi...segenap kerinduan akan tercurah kembali saat ini. Dari lubuk hati yang paling dalam Saya mohon maaf atas segala khilaf dan salah selama ini, baik yang disengaja maupun tidak disengaja, supaya saya tenang melangkah sebulan penuh ini. Dan mohon doanya dari semua pengunjung blog Saya ini, semoga ujian seberat apapun mampu saya lewati. Terima kasih. Amin. With love, Dinda (By: Ndy) posted by: Dinda Aisyah M 6:15 AM ( )
posted by: Dinda Aisyah M 6:15 AM ( )
Hanya Allah lah yang tahu hikmah dibalik segala kejadian. Sesuatu yang Allah kehendaki mesti " terjadi " Dan apa yang tak dikehendaki-Nya tentu tak akan " terjadi ". Hidup manusia adalah untuk memperoleh ridho-Nya Dan keridhoan itu ada dalam Iman, Hijrah dan Jihad karena-Nya. Tiada jalan lain untuk mencapai keridhoan Allah kecuali atas jalan itu. Ya Allah semua cobaan berasal dari Mu, hanya padamu hamba berserah diri Berilah hamba kekuatan menghadapi segalanya. Bantulah hamba. Selamatkan hamba dari segala yang akan menyesatkan kehidupan dunia dan akhirat. Ampuni hamba dan berilah kebahagiaan pada kami hingga sampai pada kehidupan yang hakiki di alam yang kekal. Amin Allahuma Amin. posted by : Nendy to Dinda posted by: Dinda Aisyah M 7:50 AM ( )
posted by: Dinda Aisyah M 7:50 AM ( )
Nervous Beneran dech gi nervous abiss... Banyak banget yang bikin daku deg deggan. Nungguin hasil UAN rasanya lama amit, fengennya cefet cefet keluar fengumumannya biar tenangan dikid. Trus juga emang enak nunggu sesuatu yang gak fasti?, lom ada ketentuannya.Tafi daku yakin akan semangatnya semoga ini akan berhasil sukses *sangat berharaf. Ya Allah kabulkan doa hamba untuknya disana.berikan kesemfatan pada kami untuk bertemu lagi. Satu lagi yang bikin nervous, deg deggan juga gimana yacH rasanya jadi mahasiswi baruw?.fengen ngerasain cefet cefet jadi mahasiswi :).wehuehuehue...keyen yacH. Trus ada lagi yang bikin nervous...ihikss ini mach nervous yang bikin... *duh gak bisa jelasin. Bikin gemes ajaH gak sabar banget nungguin. hm...safa sich remaja yang dah memasuki masa dewasa kayak daku gak kena nervous?. Daku tanyain temen temen semua juga gi pada nervous. Nervous ada enaknya, ada juga gak enaknya. Yang daku alami dengan nervous ahir-ahir ini macem macem. Kadang terpacu semangatku dengan nervous, tafi sering juga bikin daku gak selera makan *ahirnya bikin daku demam :(. Tafi daku boleh dibilang dah legaan dikid. Karena beberafa tahapan plan rencana kedepan daH daku selesaikan.walo mungkin itu cuman sebagian kecilnya ajjaH semoga akan lancar jalan selanjutnya. Hm...jalan....? Emang kudu daku sadari jalan kedepan gak akan selalu mulus, pasti akan ada kerikil kerikil tajam menghadang, tanjakan yang harus didaki ataupun tebing terjal yang harus dituruni. Semoga dapat kulalui dengan lancar *amin ya Allah Engkau saja pelindungku.( penuh khitmad ). Karena fan Allah dah janji, gak akan memberi cobaan yang melampaui batas kekuatan hamba Nya :). Gitu emang yang namanya nervous ahir ahir ini justru banyak membuat daku inget pada Nya. Gi fengen naangis...lagsung nangis ke Dia, gi bahagia fengen langsung bersyukur, gi cedih langsung ngadu, duh enak banget *emang Dia yang paling setia dengerin segala keluhan hamba Nya. Maha suci Allah. Gitu decH sekali lagiw daku gi nervous abiss ahir ahir ini. Kadang sedih abiss merasa sepi ditengah keramaian, Kadang juga merasa tenang ditengah kesepian. Tafi bayangan kebahagiaan membuat semangat tersendiri.Rasa cemas terkalahkan dengan kepasrahan menerima apapun yang ditakdirkan. Segini dulu cerita daku kali ini, truss darifada mikirin nervous terus daku mo fulang ajaH *pulkam :) Temu ma ortu ma orang yang daku cinta n sodara sodara semua, reflesing cari hiburan. Famit yacH wind...,doa in, semoga bisa cefet balik, nulis lagiw n cerita cerita lagiw. Buat pembaca semua fans nya dinda *jieeeeee ( emang enak klo GR ).famit duluw ntar sore dinda mo berangkat kesolow doa in yachH...c u again, bae bae yach semua, keef semangat n jangan pernah putus asa *tau fan putus asa tuch DOSA :). Daagghh...daacggh...daaagghhH semua. I love u because Allah. posted by: Dinda Aisyah M 5:48 AM ( )
posted by: Dinda Aisyah M 5:48 AM ( )
Alhamdulillah Hari ini daku bahagiab:) Puji syukur hanya pada Allah SWT. Semoga ini adalah awal perjalananku Ya Allah berilah kemudahan pada langkahku selanjutnya Kalaupun ada sedikit rintangan, Ku yakin dengan pertolongan Mu segalanya akan mudah teratasi. Amin ya Allah. ....... Bukan daku melufakan kesedihan yang masih terasa. Masih ada sendu disana Masih ada kecemasan Masih nervous abizz Hikzz... Nungguin pengumuman ajaH masih degdegan abizz Yakin sich lulus, tafi gak mo asal lulus doank :D Tafi lagi gimana? Ujian bahasa Indonesiaku kayaknya jatuh hikss:(( Padahal itu termasuk nilai pokok yang harus diatas rata rata. Blom lagi dengan kesedihan yang baru kemarin Ku antar seorang sahabatku tuk fergi berjuang meraih kembali kehidupannya. Ya Allah lindungi dia, beri kekuatan padanya Dan berikan yang terbaik untuknya Tafi.... Semua tertutuf dengan berjuta harafan Masih ada harafan, dan akan selalu ada Karena ku yakin akan segala rencana Allah untuk setiap hamba Nya. Dan saat ini daku hanya bisa mengucap syukur Atas segala Karunianya Dan memohon yang terbaik untuk segalanya. posted by: Dinda Aisyah M 6:32 PM ( )
posted by: Dinda Aisyah M 6:32 PM ( )
Aku rela Islam diturunkan Allah melalui rasul-Nya yang mulia Muhammad SAW. Islam adalah ajaran yang menuntun manusia menuju kemuliaan. Tidak ada satu ajaran pun di dalamnya yang membawa manusia menuju pintu kebinasaan. Islam adalah ajaran pilihan yang ditetapkan Allah untuk manusia. Tidak ada kekurangan didalam ajaran itu, karena Allah adalah Maha segalanya. Dengan sifat Allah yang sempurna itu, Dia menurunkan ajaran Islam. Allah berfirman : "Sesungguhnya Agama ( yang diridhoi) disisi Allah hanyalah Islam. . . " (QS Ali Imran : 19). Lalu Allah berfirman lagi : "Barang siapa yang mencari agama selain Islam, maka sekali-kali tidak akan diterima ( agama itu), dan dia di akherat termasuk orang-orang yang merugi". (QS. Ali Imran : 85 ) Maka, adalah merupakan karunia yang sangat besar jika seseorang mendapat petunjuk untuk memilih Islam sebagai bagian dari hidupnya. Sebab, tidak semua manusia mendapat petunjuk untuk bisa berdekatan dan menyatukan dirinya dengan islam. Dan.... Aku rela Allah Tuhanku, Islam Agamaku, Muhammad Nabi dan Rasulku, Al-Quran pedomanku Ya Allah... Bantulah aku mempertahankan keImanan ini dari segala hal yang dapat menghancurkannya. Ya Allah... Luruskanlah hatiku Agar senantiasa dapat melangkah ke jalan Mu yang lurus Kuatkanlah hatiku Agar aku tidak tergoda dengan ujian yang menimpa. Tetapkanlah hatiku Agar keyakinanku tidak berubah Agar aku senantiasa tabah menghadapi segala cobaan Ya ALLAH , Ya Zal Jalali Wal Iqram, Selawat serta salam ke atas junjungan kami Nabi Muhammad saw dan keatas keluarga serta para sahabatnya. Segala puji hanya bagi Mu ya ALLAH yang menguasai seluruh alam. Amin ya Robbal Alamin posted by: Dinda Aisyah M 7:39 AM ( )
posted by: Dinda Aisyah M 7:39 AM ( )
Perpisahan Hm... ternyata perpisahan emang gak bisa dihindari, gimanapun kita gak ingin menghadapinya tafi kalo dah ditentukan saat kita harus berpisah gimana kita bisa menghindarinya?. Saat ini daku harus mempersiapkan perpisahan dengan teman teman sekolahku, dimana selama 3 tahun telah terjalin kebersamaan antar kami. Diawali dengan sebuah pertemuan disaat kami tidak saling mengenal. Kemudian terbina sebuah ikatan persahabatan, menghiasi perjalanan hari hari kami Merajut kebersamaan, dalam canda tawa keceriaan remaja serta kenakalan dan ke isengan kami ngerjain guru guru yang kami anggap weksss * nyebellin :). Tak jarang pula terjadi perselisihan, pertengkaran yang membuat kami dimarahi guru, terkena hukuman, di strap bahkan diskors. Membuat kami bingung saat kami harus menyerahkan surat perjanjian yang harus ditanda tangani ortu dan gak jarang ini yang ahirnya kembali membuat kami saling berhubungan salling mengutarakan kecemasan * Loe dah bisa minta ttd ?, lom , hikss gw juga lom ...gimana yach.... Hm...saling berfikir bersama, kemudian akan terluncur ide ide konyol untuk mendapatkan ttd membuat kami tanfa terasa kembali akrab ketemu besoknya disekolah nyengir lagiw :D, tawa lagi wehuehuehuehue. Indah, Sebuah memori yang menjadikan kenangan tak terlupakan Tetapi kini ... Perpisahan kian diambang pintu, meski masih dalam tawa canda ceria kami bersama mempersiapkan pesta perpisahan kelas, Namun tak jarang pula kami larut dalam pembicaraan masa depan kami, tujuan kami, akan kemana ? mo apa ?, sebagian sahabat akan melanjutkan kuliah ke luar negri, Hikss...ntar susah donk ketemu loe, yach enggak law, pan bisa ketemu di YM ato kirim email. * iyach yachh :). Eh nanti kita bikin reoni yook setahun sekali saat itu nanti diantara kita ada yang dah nikah kali yachh, dah funya baby jadi emak-emak, wehuehuehuehue tawa lagi, :) senyum.*jadi fengen:p Namun tetaf mencerminkan sebuah kasayuan di hati. Meski ada semangat dengan azam yang tersemat mencipta sebuah impian melangkah ke masa depan berusaha mewujudkan cita dan impian menjadi satu kenyataan . Dan perjuangan harus diteruskan Walaupun harus ada perpisahan SMU tercinta tempat bermula kami menuju kedewasaan SMU tercinta tempat berakhir kami menentukan langkah kedepan Hm...perpisahan. Perpisahan memang berat, juga menyedihkan karena harus melibatkan perasaan, teramat perih menyatakannya. Bagaimanafun betapa indahnya kebersamaan yang telah tercipta. sekian lama bersama kami berlayar dilaut waktu sesekali terguncang terpaan badai keributan, kebencian, dan kecemasan, kemudian kembali terdampar di bibir pantai menikmati keceriaan melufakan kebencian yang pernah ada dalam felukan rasa kecemasan dan rasa syukur. Perpisahan apapun namanya, kau menjadi titik paling kecil dalam pandangan sebelum hilang ditelan kabut pekat Tak ingin berpisah lagi, Namun kita harus menghadapinya. Ada beberapa mimpi yang harus kita selesaikan, dan ada beberapa keindahan yang juga harus kita kejar, serta harapan yang harus kita genggam untuk membuat mimpi menjadi sempurna, meski harus kita sadari, "Setiap pertemuan pasti ada perpisahan, tetapi tidak semua perpisahan akan menjanjikan adanya pertemuan kembali setelah perpisahan itu ". Sesuatu memang harus ada saatnya berlalu, saatnya selesai. Bahwa hari hari itu memang harus berakhir. Waktu telah mengajarkan ada detik detik kesedihan yang harus kita lalui untuk menjadi lebih baik, ada saat saat yang buruk yang akan membuat kita lebih bijak, lebih dewasa, dan lebih mengerti lagi afa yg harus kita lakukan yang kadang memunculkan sesuatu yang tidak kita pikirkan sebelumnya. dan jika kita menjalaninya dengan baik, kita pun akan mendapatkan sesuatu yang sama baiknya dengan apa yagg pernah kita tinggalkan itu, bahkan lebih baik lagi.* semoga. Kita harus bisa menerima kenyataan bahwa hari hari indah kebersamaan kita memang harus berakhir. Terima kasih untuk sahabatku, teman temanku, guru guruku, terima kasih untuk semuanya. Untuk keindahan perjalanan hari hari yang telah kita lalui. Untuk berjuta memori indah yang takkan terlufakan. Untuk frotes frotest, berikut makian :). Untuk support saat daku hamfir terjatuh kehilangan kefercayaan diri.... Ucapan selamat saat daku bahagia. Maafkan daku bila fernah menyakiti hatimu *sungkem dech buat bu guru. Inilah saatnya kita berpisah, menentukan jalan masing masing. Inilah saatnya kita menutup satu bagian cerita dan memulai kisah yang baru. Mungkin antara kita tak akan saling bertemu lagi,tafi fasti kan ku simpan semua kenangan. semoga kan kita temui hari esok yang lebih baik lagi. see you in the next life. :) Perpisahan tetaplah sebuah perpisahan pasti di alami setiap manusia. Perpisahan memang selalu terasa menyakitkan dan menyedihkan, tapi itulah hukum alam semesta. Setiap kali pertemuan pasti ada perpisahan Hargailah saat kebersamaan dengan orang-orang yang kita cintai, sebelum perpisahan itu datang pada kita. Isilah saat-saat kebersamaan dengan sebuah arti yang besar. Semoga kita tidak akan menyesali perpisahan,apabila kita menghargai sebuah kebersamaan. Perpisahan dan pertemuan bagaikan fajar dan senja Tak ada yang kekal di dunia ini *hikzzz... Good bye yesterday n see you tomorow. posted by: Dinda Aisyah M 5:38 PM ( )
posted by: Dinda Aisyah M 5:38 PM ( )
Melawan Diri Sendiri. Kemenangan sejati bukanlah kemenangan atas orang lain. Namun, kemenangan atas diri sendiri. Berpacu di jalur keberhasilan diri adalah pertandingan untuk mengalahkan rasa ketakutan, keengganan, keangkuhan, dan semua beban yang menambat diri di tempat start. Jerih fayah untuk mengalahkan orang lain sama sekali tak berguna. Motivasi tak semestinya lahir dari rasa iri, dengki atau dendam. Keberhasilan sejati memberikan kebahagiaan yang sejati, yang tak mungkin diraih lewat niat yang ternoda. Pelari yang berlari untuk mengalahkan pelari yang lain, akan tertinggal karena sibuk mengintip laju lawan-lawannya. Pelari yang berlari untuk memecahkan recordnya sendiri tak peduli apakah pelari lain akan menyusulnya atau tidak ? Tak peduli dimana dan siapa lawan-lawannya. Ia mencurahkan seluruh perhatian demi perbaikan catatannya sendiri. Ia bertanding dengan dirinya sendiri, bukan melawan orang lain. Karenanya, ia tak perlu bermain curang. Keinginan untuk mengalahkan orang lain adalah awal dari kekalahan diri sendiri. Maju terus demi kemenangan ferbaikan diri. posted by: Dinda Aisyah M 7:36 AM ( )
posted by: Dinda Aisyah M 7:36 AM ( )
Mari Kita Renungkan Sssssstt ... Ada yang saat ini berdiri tegak, berjalan dengan kepala terangkat, Merendahlah, duduklah barang sesaat untuk dapat melihat orang-orang disekitar yang tengah merangkak, terkapar, bahkan sekarat diterjang kefakiran, ketidak funyaan, kebodohan, kemaksiatan dan ketertindasan. Bukankah hanya dengan merendah semua bentuk keprihatinan akan terlihat dengan jelas oleh mereka yang berdiri. Dan bukankah jika terus berdiri mata ini hanya akan lebih terfokus menatap ke depan sehingga tak jarang kita lufa untuk sesekali saja melihat ke bawah. Sekedar mengingatkan, Tanpa disadari, harta, keluarga yang bahagia, jabatan dan kehidupan yang mapan tak jarang membangun ketinggian hati dan menjulangkan menara harga diri sehingga seringkali kita lufa bahkan enggan duduk merendah, menyapa dan mengulurkan tangan kepada mereka yang sudah terbiasa menganga menahan haus dan lapar, terbelalak menyaksikan pameran kekayaan yang seringkali kita pertontonkan di hadapan mereka, melewati piring-piring kaleng kosong dan mangkuk-mangkuk plastik tempat menaruh receh di pinggir jalan. Sekali lagi, berhentilah, duduklah barang sesaat agar nampak jelas apa yang semestinya kita perbuat, agar lebih terdengar suara-suara berbicara dihati ini. Ada yang sering berdiri di mimbar-mimbar membicarakan kebenaran,meneriakkan keadilan, menentang keserakahan dan kezhaliman, Berhentilah berbicara sementara waktu ini. Sentuhlah ketidakbenaran dengan hati dan tangan, agar kemudian dapat terkurangi bentuk-bentuk ketidak adilan dimuka bumi, setidaknya yang nampak didepan mata kepala kita, agar tidak lebih banyak lagi ketertindasan, dan juga kezhaliman. Berhentilah berbicara kebenaran jika kita tidak berbuat apa-apa terhadap parade kemaksiatan yang terpampang jelas di hadapan kita. Urungkanlah bicara kepedulian jika melintas di mata ini orang- orang menengadah memohon belas kasihan tetapi tak sedikitpun tangan ini tergerak untuk diulurkan. Pikirkanlah sekian kali lagi untuk berbicara soal runtuhnya moral selama kita sebenarnya tak fernah bersungguh-sungguh untuk membangunnya kembali, karena yang kita lakukan adalah sekedar berbicara dan berteriak, bagai melamfiaskan dendam. Setelah duduk bersama kemudian sementara waktu berhenti berbicara, sekarang tetaplah diam barang sekejap dan pejamkanlah mata ini. Bayangkanlah amal-amal yang telah kita kerjakan, bentuk-bentuk kebaikan yang sudah dilakukan, ( bayangkan tuk mengingatkan diri ), tak mengafa, justru dengan itu kita akan terus bersemangat untuk terus melakukan hal-hal kebaikan itu lebih dari yang sudah. Lanjutkan bayangan itu dengan menghadirkan apa-apa yang belum tersentuh, terlaksana dan atau belum sempat kita perbuat, dan menangislah, karena sesungguhnya masih banyak hal kebaikan yang belum kita kerjakan.*Astagfirullah Mungkin memang, sudah banyak hal baik dan benar yang terangkai rapih dan tersusun indah dari tangan-tangan ini. Tetapi sungguh, masih jauh lebih banyak yang belum kita perbuat. Jangan biarkan hati ini tertutup sehingga semakin berat langkah-langkah ini terayun dan tangan-tangan ini tergerak untuk membuat bakti lebih baik, lebih banyak dan berkesinambungan. Allah menganugerahkan kita satu mulut sementara dua telinga Dia berikan untuk dapat kita fahami agar sebaiknya kita lebih banyak mendengar daripada berbicara. Oleh karena itu, marilah kita mencoba untuk lebih banyak mendengar. Jika sering sudah kita memberi petuah, nasihat kepada orang lain, sekarang barang sebentar saja, dengarkanlah mereka berbicara. Untuk dapat mendengarkan suara mereka, bukalah hati ini karena sesungguhnya bukan apa yang terdengar keluar dari mulut mereka, tetapi terpenting adalah mendengarkan hati mereka berbicara. Sungguh, kita akan tahu lebih banyak kenapa mereka berbuat maksiat, berbuat jahat, zhalim dan karena apa mereka melakukannya, apa yang mendorongnya sehingga kita pun tahu apa yang kemudian seharusnya kita berikan kepada mereka. Dengarkan jeritan-jeritan hati kaum yang tertindas, sungguh, jeritan hati mereka pun akan menusuk dan menggedor dada ini untuk tergerak mengulurkan tangan, berbuat dan terus berbuat untuk mereka yang kita annggaf zalim,pemberontak. Sekejap ini, dengarkanlah juga mereka berbicara tentang kehidupan, sungguh, kita akan jauh lebih memahami hakikat kesederhanaan dan kesahajaan, makna kerendahan hati dan qona'ah, serta belajar dari mereka tentang bagaimana berjuang yang sesungguhnya dalam kehidupan. Maka kemudian, bangkitlah, berdirilah kembali dan teruskanlah perjalanan setelah sekian kali kita menyempatkan diri untuk duduk, berhenti bicara, diam dan mendengarkan orang-orang yang sudah terlalu kenyang dengan nasihat, celoteh dan janji-janji kita. Namun jangan lufa, ketika berdiri dan melangkah maju, ajaklah orang-orang yang tadi duduk bersama kita, papahlah mereka yang suara-suaranya baru saja kita dengarkan, bantulah mereka berdiri, ajarkan kepada mereka berjalan untuk maju dan jangan sekali-sekali meninggalkan mereka, karena bisa jadi, sekali kita melupakan dan meninggalkan jauh mereka dibelakang kita, itu sama dengan kita membuang kunci surga yang sudah digenggaman. ps: terkadang kita lufa orang lebih memerlukan tindakan real untuk mencontoh perbuatan dibanding hanya dengan nasehat/ceramah omong kosong yang tanfa kita sadari mereka menertawakanya. posted by: Dinda Aisyah M 5:27 PM ( )
posted by: Dinda Aisyah M 5:27 PM ( )
Harapan Syahdunya sepertiga malam nan sunyi Mengantarku bersimpuh dan bersujud ke haribaan Mu Bersama Mu... Lewat pesona kelembutan nuansa yang Kau ciptakan Ingin kurasakan damai dalam hati yang merintih Dengan segala nikmat cinta Kasih yang selalu Kau alirkan Melalui cahaya Mu yang tak pernah padam Ingin kulerai duka, mengikisnya lenyap dari sanubari Melalui bisikan kalbu yang paling dalam Kukirimkan rintihan bhatin yang memuncak Maafkan daku duhai Illahi Atas segala dosa dan khilafku Ungkapan rasa syukur dan terimakasihku Masih kau beri daku kesadaran Untuk dafat menyapa Mu walau dalam keluhan Ungkapan jerit hati yang bergelombang Ingin ku selalu dekat dan semakin dekat dengan Mu Ingin ku selalu dapat bersama Mu Merasakan selalu kehangatan kasih Mu Berjalan kearah jalan yang telah Kau bentangkan Agar tiada lagi lara di hati Agar tiada lagi badai duka menghantam Tuhanku... Berikan padaku Karuniakan padaku Juga pada orang yang ku sayangi Yang telah Kau pertemukan dalam ikatan kasih dan cinta Dan juga pada semua insan yang teraniaya tiada daya Berikan pada kami naungan Rahmat Mu yang tak pernah putus Kedamaian cinta Mu yang tak pernah padam Segala yang terbaik untuk kami Jangan biarkan kami Jangan tinggalkan kami Berikan yang terbaik untuk kami Biarkan kami selalu merasakan segala kebesaran Mu Engkau saja ya Allah Yang dapat membantu kami Dalam menghadapi segala yang tiada sanggup kami menghadapinya Engkau saja ya Allah, harapanku Yang dapat mengganti segalanya badai yang menakutkan menjadi kedamaian. Engkau saja ya Allah, harapanku Yang dapat menetapkan segala kemungkinan Bimbinglah daku wahai Tuhanku Kearah jalan yang sebenar-benarnya Karena telah kuyakini Engkau penguasa diatas segala kuasa. posted by: Dinda Aisyah M 5:50 AM ( )
posted by: Dinda Aisyah M 5:50 AM ( )